7 Tips Sederhana Mendaftarkan Pernikahan Di Catatan Sipil

Posted on


Selain mempersiapkan keperluan pesta pernikahan, tentu masih ada yang harus kamu pikirkan yaitu mengurus pernikahan di catatan sipil. Menikah memang tidak lah mudah, selain banyak uang yang harus dikeluarkan tenaga pun harus banyak dihabiskan. Anggap saja semua itu adalah sebuah perjuangan menuju hari yang sangat bahagia. Minta pendapat atau nasehat kepada orang-orang yang menjadi wali dalam pernikahanmu. Tentu wali dalam pernikhanmu merupakan orang yang sudah mengarungi rumah tangga yang sudah berpuluh-puluh tahun. Maka, jangan sungkan untuk meminta nasehat.

Anda tentu masih ingat dengan kasus banyaknya pungli ketika seseorang yang hendak menikah mengurus biaya pencatatan pernikahan yang santer terdengar beberapa tahun lalu. Kini, biaya pencatatan pernikahan di catatan sipil memang telah ditentukan, namun tentu tiap daerah memiliki peraturan sendiri. Selain menyiapkan segala persiapan pernikahan termasuk cincin kawin surabaya, sebaiknya anda juga memperhatikan pos pencatatan pernikahan ini.

Berikut ini 7 tips sederhana mendaftarkan pernikahan di catatan sipil yang wajib anda ketahui.

1. Menyiapkan materai

Segala macam hal yang berbau resmi memang tak lepas dari materai, maka sebaiknya anda memiliki persediaan materai yang cukup di rumah. Persiapan materai sangat diperlukan karena sewaktu waktu akan digunakan karena dalam mengurus pernikahan tentu banyak berkas yang harus dikumpulkan.

2. Menyiapkan berkas-berkas penting

Sebaiknya anda memiliki foto copy berkas penting yang menjadi syarat pendaftaran pernikahan seperti Akta Kelahiran, Kartu Keluarga, Kartu Tanda Penduduk dan berkas yang lainnya. Pastikan berkas tersebut masih aktif sampai jadwal pernikahan. JIka memang KTP mu belum diperbaharui, lebih baik lakukan hal tersebut jauh-jauh hari agar tidak kerepotan dan menunggu lama. Jika berkas mu tidak lengkap, bisa-bisa jadwal pernikhanmu bisa berubah.

3. Mengurus surat nikah agama

Anda wajib mengurus surat nikah secara agama termasuk jika menikah di KUA atau melakukan pemberkatan di gereja. Surat nikah agama adalah berkas penting yang wajib dibawa saat mendaftarkan pernikahan di catatan sipil.

4. Berkas asli

Selain mempersiapkan seluruh persiapan pernikahan dari sewa gedung, catering, baju pernikahan hingga undangan, penting pula mengetahui semua hal yang diperlukan dalam pendaftaran catatan pernikahan salah satunya mempersiapkan berkas asli yaitu surat pengantar pernikahan dari kelurahan, formulir pendaftaran pernikahan hingga pas foto 4×6.

5. Surat izin resmi

Jika pasangan anda adalah seorang TNI atau POLRI, maka wajib mendapatkan surat izin dari komandan. Selebihnya jika anda berumur kurang dari 21 tahun, maka wajib mendapat surat persetujuan orang tua atau surat Pengadilan Negeri jika tidak mendapat surat persetujuan orang tua bagi mempelai berumur kurang 21 tahun atau mempelai pria yang kurang dari 19 tahun sedangkan mempelai wanita kurang dari 16 tahun.

6. Batas waktu pencatatan

Biasanya catatan sipil pernikahan resmi wajib didaftarkan maksimal 60 hari setelah terjadi pernikahan sah serta beberapa hal penting lain. Jangan sampai anda sibuk mencari cincin sampai lupa hal-hal penting dalam mencatatkan pernikahan di catatan sipil.

7. Lihat ongkos pencatatan

Awas jika anda menerima pungli dari aparatur pemerintah yang tidak bertanggung jawab. Sebaiknya anda memeriksa detail ongkos yang tertera dan bisa melaporkan tindak pungli kepada pihak berwajib jika terjadi pelanggaran.

Nah, 7 tips mencatatkan pendaftaran pernikahan ke catatan sipil tersebut wajib anda ketahui sebelum sibuk mempersiapkan pernikahan termasuk memilih model cincin yang cocok. Toh, anda akan melepas cincin tunangan anda, bukan? Agar pemilihan cincin emas anda lancar, maka pastikan berkas yang diperlukan dalam mendaftarkan pernikahan beres, ya?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *